JOKOWI GENJOT UMKM PAREKRAF DI BALI LEWAT PERPPU CIPTA KERJA

 


Jokowi melalui Ketua Satgas Undang-Undang Cipta Kerja Suahasil Nazara menyampaikan Perppu Cipta Kerja mendorong perbaikan birokrasi untuk mendukung perkembangan dunia usaha. Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan talk show sosialisasi Perppu Cipta Kerja yang digelar di Hotel Courtyard by Marriott Nusa Dua Resort, Bali, Kamis (9/3).

Kegiatan yang digelar oleh Satgas Percepatan Sosialisasi UU Cipta Kerja itu bertujuan untuk mensosialisasikan Perppu Cipta Kerja kepada para pelaku UMKM yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali, sekaligus menjaring aspirasi pelaku UMKM di daerah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Suahasil Nazara mengungkapkan Perppu Cipta Kerja mampu membuat dunia usaha beroperasi lebih baik serta menyerap lebih banyak tenaga kerja.

"Perppu Cipta Kerja mendorong perbaikan birokrasi sehingga dunia usaha berkembang, beroperasi dengan baik dan lebih mampu menyerap tenaga kerja," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (12/3/2023).

Wakil Menteri Keuangan itu menambahkan Perppu secara hirarki Peraturan Perundang-undangan dapat digunakan sebagai dasar hukum.

Sementara itu, Sekretaris Satgas UU Cipta Kerja Arif Budimanta menuturkan pemerintah memandang UMKM memiliki kedudukan yang setara dengan usaha yang skalanya lebih besar. Sebab, keduanya sama-sama menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian.

"Diterbitkannya Perppu Cipta Kerja menjadi bukti yang menunjukkan bahwa pemerintah juga menaruh perhatian secara khusus kepada pelaku usaha kecil. Bagi Bapak Presiden Jokowi, UMKM sama derajatnya dengan pelaku usaha besar," ungkapnya.

Arif pun berharap lewat kegiatan sosialisasi ini, para pelaku UMKM yang bergerak pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali dapat menyampaikan pandangannya sebagai bahan evaluasi demi tercapainya perbaikan.

"Manfaatkan forum ini dengan baik, sehingga apa yang dirasakan pelaku UMKM dapat menjadi bahan evaluasi ke depan," imbuhnya.

Salah satu pelaku usaha travel di Bali, Lenita, mengatakan saat ini ada banyak lapangan pekerjaan yang diambil oleh turis asing. Menurutnya, pemerintah harus mampu menutup celah-celah yang dimanfaatkan oleh para turis asing seperti menjadi guide, fotografer dan lainnya.

"Tentu saja keberadaan mereka dapat mengancam freelancer local, sehingga saya berharap kepada pemda untuk mengawasi turis-turis yang menyalahgunakan visanya dari wisata malah menjadi berusaha," terangnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BURUH PENDUKUNG GANJAR PRANOWO PASARKAN PRODUK UMKM CIREBON DI WARUNG GANJARAN

Jokowi Ucapkan Belasungkawa untuk Tragedi Halloween di Korea Selatan

GANJAR MILENIAL CENTER JATENG GELAR PELATIHAN PUBLIC SPEAKING DI KLATEN