Jokowi Resmikan Pabrik NPK Pupuk Iskandar Muda di Aceh Atasi Persoalan Pupuk Petani
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik NPK PT Pupuk Iskandar Muda di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, Aceh, pada Jumat (10/2).
Jokowi mengatakan investasi pabrik tersebut senilai Rp 1,7 triliun, baik untuk industri NPK maupun untuk sarana pelabuhan utama. Ia meminta kapasitas pupuk NPK mencapai 1,14 juta ton.
“Yang jelas saya ingin agar kapasitas yang ada di sini 570 ribu ton kali dua, jadi 1,14 juta ton betul-betul maksimal bisa keluar. sehingga keluhan-keluhan di petani bisa kita selesaikan. Kalau enggak lari, ekspor sangat berpeluang sekali untuk kita kembangkan,” kata Jokowi dalam peresmian pabrik NPK Pupuk Iskandar Muda di KEK Arun Lhokseumawe, Aceh, Jumat (10/2).
Jokowi membandingkan dua pabrik pupuk tutup akibat masalah suplai gas. Ia meminta komitmen Kementerian BUMN, PT Pupuk Indonesia, dan PT Pupuk Iskandar Muda untuk mencari solusi masalah gas.
“Apakah kita kalau enggak cukup gas dalam negeri, apakah kita enggak bisa kita impor? Saya enggak tahu berpuluh tahun, bertahun-tahun kita diamkan saja aset sebesar ini,” keluhnya.
Lebih lanjut, Jokowi berharap KEK Lhokseumawe jadi industri hijau. Dengan adanya pabrik ini, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Aceh ditargetkan melonjak jadi 70 persen.
“Aset negara sebesar ini jangan sampai idle, jangan sampai berhenti,” tutur Jokowi.

Komentar
Posting Komentar