JOKOWI PERKUAT ASEAN SEBAGAI PUSAT PERTUMBUHAN
Selama keketuaannya di ASEAN 2023, Indonesia akan menyelenggarakan KTT ASEAN pada Mei dan September 2023.
Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023 akan terus memiliki cara pandang yang positif dan optimistis. Terutama, guna menjadikan organisasi ASEAN sebagai barometer kerja sama yang dapat berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan dan dunia.
Keketuaan Indonesia di ASEAN juga menjadi salah satu andalan diplomasi luar negeri Indonesia di 2023. “Di tengah tantangan dunia yang semakin sulit ini, cara pandang positif, kerja sama, dan optimisme, justru semakin diperlukan. Cara pandang inilah yang akan digunakan Indonesia dalam menjalankan keketuaan di ASEAN tahun ini,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi, dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2023 (PPTM 2023), di kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta, Rabu (11/1/2023).
Dengan semangat optimis itu, Keketuaan ASEAN 2023 mengambil tema “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth”. Melalui ASEAN Matters, Menlu menegaskan, Indonesia bertekad menjadikan ASEAN tetap penting dan relevan bagi masa depan rakyat ASEAN.
“Dalam kaitan ini, maka masa depan ASEAN mulai harus disiapkan untuk menyongsong ASEAN 2045. Sentralitas ASEAN harus diperkuat agar mampu menjaga perdamaian, stabilitas, kemakmuran di Asia Tenggara dan IndoPasifik,” tutur Menteri Retno.
Selama keketuaannya di ASEAN 2023, Indonesia akan menyelenggarakan ASEAN Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN selama dua kali di tahun ini, yaitu pada Mei dan September 2023. Kegiatan dilakukan di beberapa kota seperti Jakarta, Bali, dan Labuan Bajo.
Selain itu juga digelar flagship events yaitu ASEAN-IndoPacific Forum, dengan fokus pada beberapa kegiatan, yaitu Creative Economy, Youth Conference on Digital Economy for SDGs, Infrastructure Forum, dan Business and Investment Summit.
Menyangkut ASEAN-IndoPasifik, Menlu Retno menyampaikan, Indonesia akan terus mendorong kerja sama konkret yang inklusif dalam implementasi ASEAN Outlook of IndoPasific (AOIP). “Implementasi AOIP harus diarusutamakan dalam semua kegiatan ASEAN. Dalam konteks inilah atas inisiatif Indonesia telah disepakati ASEAN Leaders’ Declaration on Mainstreaming Four Priority Areas of the AOIP Within ASEAN–LED Mechanisms,” jelasnya.
ASEAN juga terus meningkatkan kerja sama dengan negara-negara Pasifik Selatan. Seperti pada 2022, Indonesia untuk pertama kalinya mengundang wakil Pasifik Islands Forum dalam rangkaian acara Presidensi G20.
Diakui Menlu Retno, tantangan dunia di 2023 akan semakin berat. Ketidakpastian global dan situasi geopolitik yang sangat dinamis masih akan menjadi karakteristik dunia. Menurutnya, rivalitas antarkekuatan besar juga terus meningkat.

Komentar
Posting Komentar