Keren! Jokowi Siapkan 3.000 ASN untuk Tiga DOB di Papua
Jokowi melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menyebutkan Provinsi Papua sebagai provinsi induk bagi 3 daerah otonomi baru (DOB) akan menyebar 3000-an Aparatur Sipil Negara (ASN) ke 3 Provinsi baru tersebut. Nantinya, masing-masing provinsi mendapatkan jatah 1000 ASN.
Pelaksana tugas Kepala BPSDM Papua, Anthony Mirin menjelaskan saat ini Papua memiliki 7000-an ASN. BPSDM memiliki tupoksi untuk mempersiapkan peningkatan kompetensi ASN.
“Ini sangat penting, apalagi Pemprov Papua secara kewilayahan dan geografis sangat luas, sehingga ASN yang ditempatkan di 3 DOB harus memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik,” katanya, Minggu (6/11/2022).
Dia berharap para pejabat yang akan ditempatkan pada 3 DOB di Papua sudah siap, terutama untuk melakukan pelatihan kepemimpinan, baik secara fungsional maupun struktural.
“Masing-masing DOB memiliki ciri khas dan karakteristik kewilayahan, sehingga ASN yang ditempatkan dapat bekerja tenang, bertanggung jawab, disiplin dan rajin. Walaupun hal-hal sederhana, tapi seorang ASN memang harus mengabdi kepada masyarakat,” katanya.
Sebelumnya Sekretaris BPSDM Kemendagri Mohammad Rizal menjelaskan masing-masing DOB mendapatkan alokasi 1.053 ASN, termasuk Sekda, Kepala OPD, Eselon III, IV .
“ASN yang akan ditempatkan pada 3 DOB akan dilatih manajemen, administrasi, keuangan, dan kearsipan,” katanya.
Pemerintah melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua dan BPSDM Kemendagri menyiapkan 3.000 ASN untuk 3 Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua. Setiap provinsi baru akan menerima sekitar 1.000 ASN.
"Ya, sebanyak 3.000 ASN telah dipersiapkan untuk mengisi tiga DOB di Papua, baik di Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Pegunungan, hingga Provinsi Papua Tengah, dengan penyebaran 1.000-an ASN per satu provinsi,' ujar Pelaksana tugas Kepala BPSDM Papua Anthony Mirin di Jayapura, Senin (7/11).
Anthony menambahkan, 3.000-an ASN itu diambil dari provinsi induk dan kabupaten-kabupaten di wilayah pemerintahan tiga DOB. Saat ini pihak BPSDM tengah berupaya menata ASN dari sisi kesiapan kualitas mereka dalam pelatihan, guna didistribusikan ke tiga DOB di Papua.
"Kami telah menyusun program rencana teknis pelatihan untuk dilaksanakan bagi ASN, yang akan ditempatkan di tiga DOB di Papua itu," ucap Plt BPSDM Papua itu.
Pelatihan Bergantung Anggaran
Pelaksanaan pelatihan direncanakan di 2023, dengan melihat anggaran yang ada. "Untuk 2022 ini sudah tidak bisa dilakukan, karena anggaran 2022 sudah berakhir," tuturnya.
Menurutnya, ASN yang dikirim berkualitas. Bahkan BPSDM Papua sudah menyiapkan PNS tahun 2022 hingga tahun 2023, untuk Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS menjadi PNS.
"Kita tinggal mengisi beberapa skill dari sisi SDM ASN untuk kategori manajemen, administrasi, keuangan, arsip. Itu yang kita utamakan dulu dalam hal pelatihan ASN yang siap didistribusikan di tiga DOB itu," pungkasnya.

Komentar
Posting Komentar