Tegas! Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Indonesia Akan Tetap Pegang Teguh Pancasila
Jakarta - Hari Kesaktian Pancasila diperingati bangsa Indonesia setiap tanggal 1 Oktober. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bangsa Indonesia akan selalu berpegang pada Pancasila dan nilai yang ada di dalamnya.
"Zaman boleh berubah, gaya hidup berganti, arus globalisasi menderas, tapi bangsa Indonesia akan tetap berpegang teguh pada Pancasila dan segenap nilai-nilai yang dikandungnya," kata Jokowi dalam postingan di Instagramnya, @jokowi, Sabtu (1/9/2022).
Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia menjadi pelindung dari segala tantangan yang mengancam kesatuan Indonesia. Jokowi mengenang jasa para pendahulu bangsa yang berperan meramu Pancasila sebagai ideologi dan pemersatu bangsa.
"Ideologi yang digali dan dirumuskan oleh para pendahulu dari akar dan karakter bangsa Indonesia sendiri telah terbukti mampu menjadi tameng menghadapi aneka tantangan yang mengancam persatuan dan kemajemukan kita," ujar Jokowi.
Hari Peringatan Pancasila Tahun Ini
Hari ini, Jokowi bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan segenap menteri di Kabinet Indonesia Maju menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Jokowi bertindak sebagai pemimpin upacara. Sejumlah menteri dan pejabat negara turut mengikuti rangkaian upacara.
Dalam upacara tersebut, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo membacakan Pancasila, selanjutnya Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti membacakan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Kemudian prosesi upacara dilanjutkan pembacaan dan penandatanganan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Acara kemudian dilanjutkan pembacaan doa oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Berdasarkan situs Kemendikbud, tema Hari Kesaktian Pancasila 2022 adalah 'Bangkit Bergerak Bersama Pancasila'. Tema tersebut juga menjadi slogan acara saat upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Presiden Jokowi memimpin upacara peringatan Hari Kesakstian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada pagi ini, Sabtu, 1 Oktober 2022. Ketua DPR Puan Maharani membacakan ikrar.
Upacara mulai digelar tepat pada pukul 08.00 WIB. Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju hadir dalam upacara pagi ini, termasuk Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Dalam upacara ini, ada sesi pembacaan ikrar oleh Puan Maharani. Dalam ikrar tersebut, Puan menyampaikan bahwa mereka yang hari ini menggelar upacara menyadari sepenuhnya telah banyak rongrongan terhadap NKRI sejak proklamasi kemerdekaan Indonesia.
"Rongrongan dimungkinkan oleh karena kelengahan dan kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara," kata Puan membacakan ikrar.
"Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya NKRI," kata politikus PDI Perjuangan ini.
Setelah pembacaan ikrar, upacara berlanjut dengan pembacaan doa. Sementara, Jokowi tidak memberikan sambutan ataupun pengarahan dalam upacara ini.
Dari pantauan Tempo lewat YouTube Sekretariat Presiden, sejumlah pejabat tinggi negara lainnya juga ikut hadir. Diantaranya adalah Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo, dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah La Nyalla Mattalitti
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini cukup berbeda ketimbang dua tahun sebelumnya. Pada 2020 dan 2021, para peserta upacara hanya hadir secara daring sementara Presiden Jokowi memimpin langsung di lokasi.
Presiden Joko Widodo Jokowi menyatakan bahwa bangsa Indonesia akan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai yang terkandung dari dasar Negara dalam rangka Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Sabtu (1/10/2022).
"Zaman boleh berubah, gaya hidup berganti, arus globalisasi menderas, tetapi bangsa Indonesia akan tetap berpegang teguh pada Pancasila dan segenap nilai-nilai yang dikandungnya," ujarnya Jokowi, Sabtu (1/10/2022).
Pernyataan Jokowi pun disertai dengan unggahan gambar ilustrasi yang menunjukkan keragaman masyarakat Indonesia. Menurutnya, ideologi Pancasila yang telah digali dan dirumuskan oleh para pendiri bangsa telah mampu menjadi tameng. Utamanya dalam menghadapi berbagai tantangan yang mengancam persatuan di Tanah Air.
"Ideologi yang digali dan dirumuskan oleh para pendahulu dari akar dan karakter bangsa Indonesia sendiri, telah terbukti mampu menjadi tameng menghadapi aneka tantangan yang mengancam persatuan dan kemajemukan kita," ujarnya.
Pada hari yang sama, Jokowi juga memimpin upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Dipantau dari channel YouTube Sekretariat Presiden, upacara tersebut dihadiri oleh Ibu Negara Iriana Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan istri, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Bambang Soesatyo, dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju beserta pejabat tinggi lainnya.
Upacara diawali dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara Presiden Jokowi. Selanjutnya, Inspektur Upacara memimpin peserta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa yang telah gugur.
Selanjutnya Ketua MPR, Bambang Soesatyo membacakan naskah Pancasila. Sementara Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan oleh Ketua DPD La Nyalla Mattalitti.
Berikutnya, Ketua DPR, Puan Maharani juga turut membacakan dan menandatangani naskah Ikrar. Upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Komentar
Posting Komentar