Keren! Tindak lanjuti Arahan Jokowi, BIN dan PMI Kembangkan Sektor Pertanian

       


Jakarta - Badan Intelijen Negara (BIN) dan anak muda yang tergabung dalam Papua Muda Inspiratif (PMI) menggelar acara penanaman perdana tanaman jagung hibrida secara modern di Kampung Sidey Baru, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Apa yang dilakukan BIN dan PMI ini, sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mengembangkan pertanian. 

Untuk tahap awal, penanaman jagung dilakukan di lahan seluas 10 hektar. Namun angka ini akan segera berkembang karena total ada 100 hektar lahan tidur yang telah disiapkan.

Penanaman jagung perdana dimulai oleh Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN Made Kartikajaya, diikuti Koordinator PMI Provinsi Papua Barat Simon Tabuni, para petani milenial, perwakilan kelompok tani dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Manokwari.  

Petani milenial sekaligus anggota PMI, Arnold Moktis (34) mengatakan, penanaman jagung ini bisa terlaksana berkat dorongan BIN. Selanjutnya PMI akan melakukan pendampingan mulai dari penanaman, perawatan hingga pemasaran. 

"PMI dan BIN menyiapkan off-staker nya," kata Arnold, dalam keterangan yang diterima Jumat 21 Oktober 2022. 

Arnold menjelaskan, selama ini para petani di wilayahnya masih menggunakan alat manual dalam bertanam jagung. Mereka juga kerap merasa kebingungan untuk menjual jagung ketika sudah panen. 

Namun dengan adanya PMI bersama BIN, petani telah mulai bertani jagung secara modern. Kedepan petani juga tidak kebingungan akan menjual kemana hasil panennya. 

"Mewakili Papua Muda Inspiratif dan petani milenial, kami sangat bangga dan bersyukur karena momen yang berlangsung hari ini luar biasa. Ini yang menjadi harapan kami selama ini bisa terwujud," kata Arnold didampingi Made Kartikajaya usai acara penanaman. 

Arnold menyatakan akan merangkul semua petani, pemuda hingga mama-mama Papua untuk ikut bertani jagung untuk meningkatkan pendapatan mereka. "Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua Barat," ujar Arnold

Penanaman jagung diperkirakan akan berlangsung selama 7 hari kedepan. Target panen akan dilakukan pada Januari 2023. 

Kadis Pertanian Kabupaten Manokwari, Kukuh Saptoyudo mengaku kagum dengan apa yang telah dilakukan PMI bersama BIN. Sebab, penanaman jagung hibrida dipersiapkan mulai dari bibit, alat hingga nanti pemasarannya.   

Kukuh mengakui pemasaran hasil panen selalu menjadi masalah utama pertanian jagung di wilayahnya. Pemkab Manokwari menyatakan kesiapannya untuk mendukung PMI dalam rangka mempercepat kesejahteraan masyarakat, termasuk menyiapkan lahan untuk pertanian hingga peternakan. 

"PMI dengan dukungan dari BIN ini luar biasa, mudah-mudahan ini bukan yang pertama atau terakhir. Ini awal untuk membuka hal-hal yang lebih besar lagi, Pemkab Manokwari siap mendukung dan kita berharap kolaborasi ini tetap berjalan," ujarnya.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BURUH PENDUKUNG GANJAR PRANOWO PASARKAN PRODUK UMKM CIREBON DI WARUNG GANJARAN

Jokowi Ucapkan Belasungkawa untuk Tragedi Halloween di Korea Selatan

GANJAR MILENIAL CENTER JATENG GELAR PELATIHAN PUBLIC SPEAKING DI KLATEN