Luar Biasa! Bentuk Pengakuan Dunia Kepada Jokowi Lewat Global Citizen Award
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menerima penghargaan prestisius Global Citizen Award dari Atlantic Council.
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan hingga Menlu Retno LP Marsudi hadir langsung mewakili Jokowi dalam acara yang berlangsung di New York, Amerika Serikat (AS). Global Citizen Award diselenggarakan di Cipriani Ballroom, 55 Wall Street, New York, Senin (19/9/2022) Pukul 19.00 malam waktu AS.
Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) Puteri Komarudin mengatakan penghargaan yang diberikan ke Presiden Jokowi ini sebagai bentuk pengakuan yang sangat tinggi dari negara lain atas kerja-kerja presiden di kancah internasional.
“Berarti ini adalah bentuk pengakuan yang sangat tinggi untuk kerja-kerja yang dilakukan oleh presiden kita,” kata Puteri di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9). Salah satunya, menurut politikus Partai Golkar ini, Indonesia mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah acara-acara internasional seperti G20.
Menurut Puetri, posisi Indonesia sebagai tuan rumah G20 2022 menjadi momentum bagi Pemerintah menunjukkan politik bebas aktif yang memiliki nilai lebih. “Sebagai host dari berbagai acara internasional seperti G20, tentu ini menjadi momentum yang sangat baik,” ucapnya.
Dia menekankan penyelenggaraan G20 menjadi momentum bagi Pemerintah Indonesia untu menunjukkan politik bebas aktif itu memang mempunyai nilai yang lebih. Terutama pada saat-saat di mana berbagai negara sedang berkonflik dengan berbagai kepentingan tentunya pada saat ini.
Atas dasar itu, anggota Komisi XI DPR RI itu berharap lewat penghargaan ini Pemerintah Indonesia lebih meningkatkan kerja-kerja pemerintahannya untuk berperan menjadi juru damai buat negara-negara yang dalam situasi konflik, terutama Rusia dan Ukraina.
“Jadi, ya, tentu penghargaan ini kita harap dari DPR bisa disikapi dengan baik oleh pemerintah Indonesia dan makin menggiatkan kerja-kerja pemerintahan kita dalam mendamaikan menjadi juru damai dari negara-negara yang pada saat ini sedang berseteru terutama tentunya Rusia dan Ukraina dan berbagai negara yang sekarang juga politiknya sedang memanas,” harapnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menerima penghargaan bergengsi Global Citizen Award dari lembaga think tank Amerika Serikat, Atlantic Council. Penghargaan tersebut diberikan atas kepemimpinannya di panggung dunia.
“Penghargaan ini, saya dedikasikan untuk seluruh rakyat Indonesia,” kata Presiden Jokowi dalam sambutan melalui pesan video. Sambutan tersebut ditayangkan di hadapan sekitar 600 hadirin terdiri dari tokoh-tokoh kalangan usaha dan masyarakat sipil AS dan internasional serta sejumlah wakil pemerintah negara-negara sahabat.
Jokowi memperoleh penganugerahan atas kepemimpinannya dalam Presidensi G20. Jokowi pun dianggap mampu menjembatani dampak perang di Ukraina. Selain itu, dukungan luas untuk memajukan pemenuhan hak asasi manusia, demokrasi, dan arsitektur kesehatan global yang lebih baik.
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kepemimpinan Indonesia di G20; upaya perdamaian internasional yang ditandai dengan kehadiran Presiden di Kyiv, Ukraina dan Moskwa, Rusia; serta kerja sama pascapandemi Covid-19. Global Citizen Award merayakan keunikan setiap individu yang mengejawantahkan gagasan penduduk global, terentang dari kepala negara hingga seniman terkemuka dunia.
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk rakyat Indonesia yang telah bekerja keras bersama saya menghadapi berbagai tantangan,” ujar Jokowi.
Presiden Joko Widodo menerima penghargaan Global Citizen Award 2022 yang diberikan lembaga Atlantic Council. Penghargaan diberikan pada Senin (19/9/2022) malam, di Cipriani Hall, New York, Amerika Serikat.
Tahun ini, penghargaan dianugerahkan kepada Presiden Jokowi, Presiden Finlandia Sauli Niinisto, Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson, dan CEO Google dan Alphabet Sundar Pichai, serta aktor Forest Whitaker yang juga pendiri dan CEO Whitaker Peace and Development Initiative. Penghormatan secara khusus diberikan kepada mendiang Ratu Elizabeth II dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.
Tahun 2019, penerima Global Citizen Awards adalah Presiden Chile kala itu Sebastian Pinera Echenique, produser film dan televisi Amerika Serikat Brian Grazer, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte, penyanyi will.i.am, dan aktris Anna Deavere Smith.
Klaus Schwab, Direktur Eksekutif Forum Ekonomi Dunia, yang menyerahkan penghargaan untuk Presiden Jokowi menyampaikan, Jokowi menghadapi krisis majemuk yang saling berkelindan dan mengupayakan kerja bersama dalam tataran global untuk terus mencapai perdamaian dan kesejahteraan bersama.
Jokowi tidak hadir untuk menerima penghargaan tersebut. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menerima atas nama presiden. Dalam pidato penerimaan, Retno menyampaikan pesan presiden yang menyatakan perlunya paradigma baru untuk membangun dunia yang damai, adil, dan sejahtera, yakni paradigma kolaborasi. "Indonesia akan berada di garis depan untuk membela paradigma ini. Di dunia yang penuh pesimisme, Indonesia ingin menginspirasi harapan dan kepercayaan. Di dunia yang terbelah, Indonesia ingin menjadi jembatan. Di tengah dunia yang penuh tantangan, Indonesia bertekad untuk menjadi bagian dari solusi. Saya percaya ini semua makna penduduk global," katanya.
Dalam pesan yang disampaikan melalui rekaman video, Presiden berterima kasih kepada The Atlantic Council yang telah memberikan Global Citizen Award. “Penghargaan ini saya persembahkan untuk rakyat Indonesia yang telah bekerja keras bersama saya menghadapi berbagai tantangan,” ujar Presiden.
Presiden menambahkan, tantangan domestik yang dialami Indonesia sangat berat, sebagaimana banyak negara berkembang lainnya. Tantangan global, seperti perubahan iklim, krisis kesehatan, krisis pangan, krisis energi, dan krisisi finansial juga menjadi agenda kebijakan prioritas pemerintah. “Semua ini butuh komitmen tinggi, serta butuh kebijakan akurat yang terlaksana dengan baik. Sebagai presiden saya sangat dibantu oleh masyarakat Indonesia yang majemuk, damai, bersatu, dan bergotong-royong dalam sistem politik yang demokratis,” kata Presiden.
Pemerintah Indonesia, Presiden melanjutkan, terus berupaya untuk berperan aktif dalam mendorong kerja sama internasional yang memuliakan perdamaian dan kemakmuran bersama. Posisi Indonesia sebagai Presiden G20 dimanfaatkan untuk membangun arsitektur kesehatan global yang tangguh serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. “Penghargaan Global Citizen Award ini sangat berarti bagi saya. Tetapi, yang lebih berarti adalah bagi dunia yang damai, makmur, dan berkeadilan,” kata Presiden.
Presiden Niinisto dan PM Andersson mendapat penghargaan Global Citizen Awards tahun ini karena upaya mereka mempertahankan keamanan dengan bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Selama beberapa dekade, kedua negara itu mempertahankan sikap netral. Namun, serangan Rusia ke Ukraina mengubah pandangan mereka sehingga memutuskan untuk bergabung dengan NATO demi memperkuat relasi Trans-Atlantik. Sama seperti Indonesia, menteri luar negeri Finlandia dan Swedia menerima penghargaan itu atas nama pemimpin masing-masing.
Atlantic Council merupakan organisasi nonpartisan yang mempromosikan kepemimpinan dan keterlibatan konstruktif dalam berbagai persoalan internasional, mencakup politik dan diplomasi, pertahanan dan keamanan, ekonomi dan bisnis, energi dan lingkungan, serta teknologi dan inovasi. Lembaga ini menyediakan forum untuk menavigasi perubahan ekonomi dan politik dramatis yang membentuk abad ke-21 ini melalui jaringan pemimpin global. Tujuan akhirnya adalah membentuk strategi kebijakan untuk menciptakan dunia yang lebih bebas, aman, dan sejahtera.
Presiden Atlantic Council Frederick Kempe mengatakan, perang di Ukraina telah memasuki bulan ketujuh, dampak perubahan iklim masih mengancam. “Situasi dunia semakin tidak pasti. Namun, upaya terus-menerus untuk menjawab tantangan itulah yang kita rayakan di sini. Kita bisa membuat perubahan,” katanya.
Penghargaan ini pun semakin menegaskan bahwa aksi kolektif akan terus memberikan dampak bagi individu dan masyarakat di masa mendatang. Tindakan satu orang pun bisa berpengaruh bagi sebuah generasi dan seluruh dunia.

Komentar
Posting Komentar