Jokowi: Selamat Hari Tani Nasional, Pemerintah Dukung Sektor Pertanian Sepenuhnya
Jakarta - Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat Hari Tani Nasional melalui akun resmi Instagram @jokowi pada Sabtu (24/9/2022). Dalam unggahan tersebut, Presiden menegaskan bahwa pemerintah sepenuhnya mendukung sektor pertanian.
"Di tengah ketidakpastian dan ancaman krisis pangan dunia, sektor pertanian Indonesia bertahan dengan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian. Karena itulah pemerintah mendukung sektor ini sepenuhnya," tulis Jokowi dalam unggahannya.
"(Dukungan) dengan membangun infrastruktur pertanian seperti bendungan, embung, dan jaringan irigasi di seluruh Tanah Air, pendampingan dalam pemanfaatan teknologi, membuka akses permodalan, dan sebagainya," lanjut dia.
Kepala Negara menuturkan, semua upaya tersebut dilakukan untuk mendorong produktivitas petani. "Semua ikhtiar ini dilakukan demi mendorong produktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia. Selamat Hari Tani Nasional," kata Jokowi.
Sektor pertanian Indonesia telah berkontribusi besar bagi perekonomian. Pemerintah mendukung dengan membangun infrastruktur pertanian, pendampingan teknologi, akses permodalan, dll.
Semua ikhtiar ini demi mendorong produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.
Sementara itu, pada Sabtu siang Serikat Petani Indonesia (SPI) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya. Unjuk rasa tersebut dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional ke-62.
Sejumlah perwakilan pengunjuk rasa kemudian diterima oleh Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono di Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu siang.
Perwakilan demonstran yang juga Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan, pihaknya membawa sejumlah aspirasi yang ingin disampaikan kepada Presiden Jokowi.
"Ada beberapa hal yang disampaikan kepada Pak Heru. Pertama, tentang reforma agraria, bagaimana redistribusi tanah untuk petani. Ada beberapa kasus yang disampaikan kepada Pak Heru, lalu akan dilanjutkan ke Bapak Jokowi," ujar Said Iqbal usai pertemuan.
"Agar tanah petani yang selama puluhan tahun, bahkan ada yang mulai sejak sekolah rakyat (SR), mulai lahir ada lahan petani itu kemudian diambil salah satu mungkin Perhutani, korporasi swasta," lanjut Said.
Oleh karena itu, SPI ingin pemerintah memberikan hak milik tanah kepada petani yang sudah menggarap lahan puluhan tahun.
Sementara itu, menurut Said, kondisinya berbeda jika petani baru beberapa waktu menggarap tanah.
"Itu mungkin bisa diarahkan agar ada kerja sama antara petani dengan korporasi," tutur Said. Kedua, SPI meminta negara tidak mengkriminalisasi petani. Menurut dia, tindakan seperti itu menimbulkan rasa takut.
"Kalau itu lahan warga, maka sesuai anjuran ya hak milik. Tidak boleh ada intimidasi, penangkapan, bahkan tadi diceritakan ada penangkapan berulang," ungkap Said.
"Padahal tanah dia milik sendiri, tidak pernah menebang pohon, jadi ada tuduhan menebang pohon yang tidak dia lakukan. Dia dihukum dua tahun dan beberapa tahun, dan sampai dua kali," lanjut dia.
Ketiga, SPI meminta program bank tanah yang diatur dalam Undang-Undang Omnibus Law ditinjau kembali.
SPI menilai, bank tanah itu mengaburkan reforma agraria yang dicanangkan Presiden Jokowi.
"Yaitu memang belum dalam bentuk aturan, tapi masih jadi sebanyak 9 juta hektar akan didistribusikan ke petani yang disebut reforma agraria. Dalam konsep bank tanah justru itu tidak tercerminkan," tutur Said Iqbal. "Malah mencerminkan komersialisasi terhadap kepentingan korporasi," tambah dia.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunggah sebuah gambar dengan ucapan selamat hari tani. Namun gambar tersebut justru membuat netizen salah fokus (salfok).
Gambar tersebut diposting Jokowi di akun Instragram resminya. Gambar kartun itu menampilkan suasana di pedesaan dengan warga yang melakukan beberapa aktivitas.
Dalam captionnya Jokowi menyampaikan terkait sektor pertanian Indonesia memiliki kontribusi besar di tengah ancaman krisis pangan dunia. Ia juga menyebut pemerintah mendukung sektor pertanian Indonesia dengan membangun berbagai infrastruktur seperti bendungan hingga jaringan irigasi.
"Di tengah ketidakpastian dan ancaman krisis pangan dunia, sektor pertanian Indonesia bertahan dengan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian. Karena itulah, pemerintah mendukung sektor ini sepenuhnya dengan pembangunan infrastruktur pertanian seperti bendungan, embung, dan jaringan irigasi di seluruh tanah air, pendampingan dalam pemanfaatan teknologi, membuka akses permodalan, dan sebagainya," tulis Jokowi.
"Semua ikhtiar ini dilakukan untuk demi mendorong produktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani-petani Indonesia," sambungnya.
Namun Netizen justru salfok menanggapi kartun yang ditampilkan. Salah satu yang menarik perhatian adalah sebuah gambar handphone menampilkan seorang wanita yang saat ini tengah viral di media sosial.
Wanita tersebut diketahui membuat video dengan bernyanyi 'begitu sulit lupakan'. Selain itu gambar lain yang mencuri perhatian adanya kucing yang ikut berenang bersama kumpulan bebek.
Beberapa tulisan dan pesan lain juga diselipkan dalam gambar. Salah satunya adalah pesan semangat bertuliskan 'positive vibes'.

Komentar
Posting Komentar