Jokowi: Global Citizen Award untuk Rakyat Indonesia yang Bekerja Keras Bersama
Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengucapkan terima kasih atas penghargaan Global Citizen Award dari lembaga think tank Atlantic Council di Amerika Serikat. Jokowi yang diwakili Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi menyebut penghargaan yang diterimanya dipersembahkan untuk rakyat.
"Terima kasih The Atlantic yang telah memberikan Global Citizen Award untuk saya. Award ini adalah untuk rakyat Indonesia yang telah bekerja keras bersama-sama menghadapi berbagai tantangan," kata Jokowi dalam rekaman video yang diputar di 55 Wall Street, New York, Senin (19/9/2022).
Jokowi menyebut tantangan domestik yang dihadapi Indonesia sama dengan negara berkembang lainnya. Tantangan global, kata Jokowi, juga jadi prioritas Indonesia untuk diselesaikan bersama-sama.
"Tantangan global seperti perubahan iklim, krisis kesehatan, krisis pangan, krisis energi dan krisis finansial juga menjadi agenda kebijakan prioritas kami," ujar Jokowi.
"Semua ini butuh komitmen tinggi serta butuh kebijakan yang akurat, yang terlaksana dengan baik," imbuh dia.
Jokowi mengaku bersyukur sebagai presiden karena dibantu rakyat. Rakyat Indonesia, kata Jokowi, majemuk dan mau bergotong royong.
"Sebagai presiden, saya sangat dibantu oleh masyarakat Indonesia yang majemuk, yang damai, bersatu dan bergotong royong dalam sistem politik yang demokratis," katanya.
Jokowi mengaku terus berupaya berperan aktif dalam mendorong kerja sama internasional yang memuliakan perdamaian dan kemakmuran bersama. Jokowi kemudian mengungkit Presidensi RI di G20 tahun ini.
"Posisi Indonesia sebagai Presiden G20 kami manfaatkan untuk membangun arsitektur kesehatan global yang tangguh serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Penghargaan Global Citizen Award ini sangat berarti bagi saya, tetapi yang lebih berarti adalah dunia yang damai, yang makmur dan yang berkeadilan," ujar Jokowi.
Presiden Jokowi merupakan salah satu pemimpin dunia yang menerima penghargaan Global Citizen Award. Global Citizen Award diberikan kepada pemimpin dunia dan individu berprestasi yang membuat karya besar bagi kemanusiaan. Sebelum Jokowi, beberapa kepala negara juga mendapat penghargaan ini antara lain Presiden Korea Selatan hingga PM Belanda.
Selain Jokowi, pemimpin dunia yang dianugerahi Global Citizen Award tahun ini adalah Presiden Republik Finlandia Sauli Niinisto dan Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson. Jokowi, Sauli dan Magdalena diwakili dalam acara ini. Atlantic Council juga memberikan tribut spesial bagi mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe yang meninggal dunia dibunuh, serta tribut bagi mendiang Ratu Elizabeth II.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi menerima penghargaan prestisius Global Citizen Award dari lembaga pemikiran Amerika Serikat (AS) Atlantic Council, Selasa (20/9/2022) waktu Indonesia.
Ia tidak bisa hadir langsung ke AS untuk menerima penghargaan tersebut. Namun melalui sebuah video yang ditayangkan dalam acara penyerahan penghargaan tersebut, Jokowi menyampaikan rasa terima kasihnya atas penghargaan Global Citizen Award dari lembaga tersebut. Kehadirannya di AS diwakili Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi guna menerima penghargaan itu.
Untuk rakyat: Presiden Jokowi menyatakan bahwa penghargaan Global Citizen Award ditujukan untuk rakyatnya yang selama ini telah turut bekerja keras guna menghadapi pelbagai rintangan.
“Terima kasih The Atlantic yang telah memberikan Global Citizen Award untuk saya. Award ini adalah untuk rakyat Indonesia yang telah bekerja keras bersama-sama menghadapi berbagai tantangan,” kata Jokowi dalam rekaman video yang disiarkan melalui kanal Youtube Atlantic Council.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku bersyukur sebagai presiden karena telah dibantu rakyatnya. Jokowi mengatakan bahwa rakyat Indonesia begitu majemuk dan juga rela untuk saling bergotong royong.
“Saya sangat dibantu oleh masyarakat Indonesia yang majemuk, yang damai, bersatu dan bergotong royong dalam sistem politik yang demokratis,” ujarnya.
Tantangan: Jokowi menyatakan, tantangan yang tengah dan akan dihadapi Indonesia tak ubahnya dengan tantangan yang dihadapi negara berkembang lain. Namun Indonesia, kata Jokowi juga tengah memprioritaskan untuk turut menangkal sejumlah tantangan global.
“Perubahan iklim, krisis kesehatan, krisis pangan, krisis energi dan krisis finansial juga menjadi agenda kebijakan prioritas kami,” kata Jokowi.
Menurutnya, guna menghadapi sejumlah tentangan tersebut dibutuhkan komitmen yang tinggi diikuti kebijakan yang tepat.
“Semua ini butuh komitmen tinggi serta butuh kebijakan yang akurat, yang terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Komitmen: Untuk itu mantan wali kota Solo itu berkomitmen untuk berupaya berperan aktif dalam mendorong kerja sama internasional. Utamanya yang berkenaan degan memuliakan perdamaian dan kemakmuran bersama.
Posisi Indonesia sebagai Presiden G20, kata Jokowi akan dimanfaatkan secara baik untuk membangun arsitektur kesehatan global yang tangguh serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Penghargaan Global Citizen Award ini sangat berarti bagi saya, tetapi yang lebih berarti adalah dunia yang damai, yang makmur dan yang berkeadilan,” ujarnya.
Selain Jokowi: Melansir dari kanal Youtube Atlantic Council, pemimpin dunia lain yang menerima penghargaan Global Citizen Award tahun ini ialah Presiden Republik Finlandia Sauli Niinisto dan Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson. Penghargaan ini diberikan kepada pemimpin dunia serta individu berprestasi yang dianggap telah membuat karya besar bagi kemanusiaan.

Komentar
Posting Komentar